Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) adalah serangkaian delapan tujuan pembangunan internasional yang ditetapkan pada tahun 2000 oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengatasi kemiskinan, kelaparan, penyakit, pendidikan, kesetaraan gender, dan kelestarian lingkungan. Sasaran-sasaran ini ditetapkan untuk dicapai pada tahun 2015, dan meskipun kemajuan telah dicapai di banyak bidang, masih terdapat tantangan dan kesenjangan yang signifikan.
Menanggapi hal ini, PBB mengadopsi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada tahun 2015, yang bertujuan untuk melanjutkan kemajuan yang dicapai oleh MDGs dan mengatasi tantangan yang masih ada. SDGs terdiri dari 17 tujuan dan 169 target yang mencakup berbagai masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan, dengan tujuan utama untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi planet ini, dan memastikan kesejahteraan bagi semua orang.
Meskipun SDGs telah memberikan kerangka kerja yang lebih komprehensif dan ambisius untuk pembangunan global, kemajuan dan inovasi lebih lanjut masih diperlukan. Di sinilah inisiatif MDG99 berperan.
MDG99 adalah kerangka kerja baru yang bertujuan untuk melanjutkan kemajuan yang dicapai oleh MDGs dan SDGs, sekaligus mengatasi tantangan dan peluang yang muncul di abad ke-21. Inisiatif ini menyadari bahwa model pembangunan tradisional mungkin tidak cukup untuk mengatasi permasalahan kompleks dan saling terkait yang dihadapi dunia saat ini, dan berupaya untuk mengkatalisasi pendekatan dan solusi baru.
Salah satu fitur utama MDG99 adalah fokusnya pada inovasi dan kolaborasi. Inisiatif ini menekankan pentingnya kemitraan antara pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong kemajuan menuju tujuan tersebut. Dengan memanfaatkan kekuatan teknologi, data, dan ide-ide baru, MDG99 bertujuan untuk mempercepat kemajuan dan mencapai dampak jangka panjang.
Aspek penting lainnya dari MDG99 adalah penekanannya pada inklusivitas dan kesetaraan. Inisiatif ini mengakui bahwa kelompok masyarakat yang terpinggirkan dan rentan, termasuk perempuan, anak-anak, masyarakat adat, dan penyandang disabilitas, sering kali tertinggal dalam upaya pembangunan tradisional. MDG99 berupaya untuk memastikan bahwa tidak ada seorang pun yang tertinggal, dan bahwa semua orang mempunyai akses yang sama terhadap sumber daya dan peluang yang mereka perlukan untuk berkembang.
Selain itu, MDG99 berkomitmen untuk mendorong keberlanjutan dan ketahanan. Inisiatif ini menyadari adanya kebutuhan mendesak untuk mengatasi perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan ancaman lainnya terhadap bumi, dan berupaya membangun masa depan yang lebih berkelanjutan dan berketahanan bagi semua orang.
Secara keseluruhan, MDG99 mewakili visi yang berani dan berpikiran maju untuk kemajuan global. Dengan membangun fondasi yang ditetapkan oleh MDGs dan SDGs, serta merangkul inovasi, kolaborasi, inklusivitas, dan keberlanjutan, inisiatif ini berpotensi membentuk masa depan yang lebih adil, sejahtera, dan berkelanjutan bagi semua orang. Saat kita menengok dekade mendatang dan seterusnya, jelas bahwa inisiatif seperti MDG99 akan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan pembangunan global.
